Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pro Kontra Copy Paste Si Vira


Pro Kontra Copy Paste Si Vira  - Lupakan sejenak tentang tips blogging karena topik copy paste ini tidak ada hubungannya dengan cara membuat anti klik kanan dan sebagainya. Kali ini kita nyantai aja sambil ngomongin tentang prinsip seorang Vira Eza Safitri yang berpendapat bahwa orang yang suka copy paste (copas) artikel milik orang lain “wajib” dilaporkan ke Google. Artikel si Vira yang berjudul Cara Ampuh Melaporkan Situs Copy Paste ke Google ini berhasil menyita perhatian saya karena artikel itu sendiri telah mendapatkan puluhan komentar, ada yang pro ada juga yang kontra. Sebagian komentator adalah beberapa blogger senior sebut saja seperti Multibrand, Kang Iskaruji dot com de-el-el. Berikut ini petikan dari salah satu komentar dan tanggapan Vira yang saya sadur dari blognya. Kalau sobat tertarik membaca komentar yang lain, silahkan langsung meluncur ke TKP aja ya.

Katils
ah sy rasa it biarlah mereka yg suka copy paste sebb. Mgkn merka mmang tdak pny inspirasi buat artike, bg sy yg pntg sneng berbg pngetahuan apalg artikel ku bermanfaat bg org lain

Vira Eza Safitri
@Katils : kak katils seneng makan gak? pasti doooong, pasti makannya dengan cara yang baik dan sopan , why? klo enggak pasti belepotan, dijauhi orang karena jijik melihat cara makannya dan macem2 deh Maka sama halnya dengan berbagi, berbagi pun mempunyai tata cara yang baik kak(mencantumkan sumber jelas), why? klo enggak entar dijauhi si pemilik informasi, dan sejujurnya tidak disukai google karena itu bisa di anggap SPAM(Liat TOS google).
vira sedang enggak bicara hal untuk berbagi, tapi vira berbicara hal untuk saling menghormati melalui aturan2 yang jelas, semoga kakak bisa mengerti dan menghargai sebuah jeripayah kecil yang mungkin saat ini kakak belum dapat fill-nya untuk hal itu.
Laviola our Creativity

Tanggapan dari Vira dan cara penyampaiannya saya acungi jempol karena si Vira ngga asal jawab aja, dan kalaulah Vira punya sudut pandang yang berbeda dalam menyikapi “budaya”  tindakan copy paste, saya pikir sebagai sesama blogger kita patut menghargai pendapat Vira. Sebagai orang yang juga pernah menerima perlakuan tidak nyaman karena beberapa artikel saya pun pernah di copas secara utuh tanpa mencantumkan link sumbernya, saya pun pernah merasa jengkel dan sakit hati. Dan saya sependapat dengan Vira bahwa yang kita permasalahkan sebenarnya adalah ETIKA, TATA KRAMA dan SIKAP MENGHARGAI hasil kerja orang lain. Kalau masalah materi tulisan yang dicopas, menurut saya sebenarnya bisa saja didapatkan oleh “si tukang copas” dari blog lain. Hanya kebetulan saja saat itu pas giliran blog kita yang lagi “apes” disatroni sama “si tukang copas” he he.

Well, masalah melaporkan situs copy paste ala si Vira ini mungkin bisa jadi masukan yang berharga untuk mereka-mereka yang peduli pada perlindungan hak cipta atau hasil karya orang lain. Pro dan kontra adalah hal yang biasa saja, tidak perlu ditanggapi terlalu serius karena begitulah adanya dinamika dunia blogger kita saat ini.

26 komentar untuk "Pro Kontra Copy Paste Si Vira"

  1. bener sob..ane jg setuju itu krn walaupun blog sy ancur tp begitu sy selidiki bukan sedikit yg di copas secara utuh tp ada link asal yg jelas, sbg contohnya jumlah posting/upload software dgn pengunjung tidak signifikan sekali perbedaannya, ststistik yg ada di bloger sangat jauh sekali dgn kenyataan yg ada di statistik adf.ly, dan sy beranggapan berarti yg copas artikel+dgn adf.ly nya, 1 sisi keuntungan buat ane krn link ADF.LY tersebar dan nyata2 banyak sekali yg download dan 1 sisi lainnya sy merasa tdk dihargai sebagai owner artikel..nice share sob..

    BalasHapus
  2. @KDblogspot
    Ha ha bisa aja nih Bang Krisna ngomongin blog sendiri ancur tp banyak juga yang mampir ya..:)) About Adfly, ternyata dibalik kerugian masih ada keuntungan ya sob :))..sekali lagi ijinkanlah ane ngakak dulu sob !!

    BalasHapus
  3. Paradigma copas ini memang sepertinya tidak akan habis dari blogsphere. Sampai-sampai kita sendiri jadi kabur tentang makna copas dan bentuk copasnya. Ditambah lagi dengan keberhasilan blog copas terselubung.blogspot.com yang mendunia dan menjadi pembicara tamu tentang keberhasilannya pada festival Social media 2011 di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Saya sendiri banyak juga menulis tentang copas ini dari sudut pandang saya. Tidak melarang sekaligus tidak menyuruh untuk mengcopas. Semua kembali lagi kepada pribadi blogger itu sendiri. Tukang copas maupun korban copas keduanya pasti pernah terjadi pada diri kita. Baik secara sadar maupun tidak.

    Untuk artikel Sobat Vira ini memang menarik. Saya sendiri sudah mem-bookmarknya walaupun tidak akan pernah mempraktekkannya selama saya masih ngeblog yang blognya bisa di baca semua orang. Karena niat saya memang berbagi dan terserah perilaku pembacanya termasuk sesama blogger dalam memperlakukan artikel saya. Pada intinya saya lebih suka membahas membudayakan link sumber atau link rujukan. Mau copas atau tidak, yang jelas ini penting bagi pembaca untuk mendapatkan informasi lebih dari apa yang telah kita tulis. Dan pada artikel sobat vira ini kita tidak mendapatkan itu. Informasi yang kita dapatkan hanya mentok pada apa yang Sobat Vira tulis saja. Kita tidak tahu apakah ini direkomendasikan oleh google atau tidak, jika ia maka pasti ada secuil petunjuk dari google tentang hal dan cara ini. Sudah ada yang mempraktekkannya atau belum dsb. Atau mungkin ada yang mau mencoba dan dicoba pertama kali dengan tips triks tersebut?

    Akhirnya, semoga tidak ada lagi cerita maupun tulisan para blogger tentang copas di jaman open source ini. Bukannya apa2, malu aja sama napster ataupun pencipta linux yang bisa dikembangkan menjadi jutaan distro tanpa ribut masalah copas atau hak cipta "semu" yang tidak terdaftar dimana-mana.

    Happy blogging!

    BalasHapus
  4. @Iskaruji dot com
    Wuih..akhirnya "my inspiring man" datang juga ! Betul sekali mas bro, masalah copas ini kembali lagi ke pribadi masing-masing blogger, punya nurani apa ngga :-L Terlepas dari tujuan kita menulis artikel memang untuk dibagikan (baca:disebarluaskan) ke orang lain, proteksi terhadap hasil karya itu memang perlu ! Sekarang terserah pada msg2 blogger, mau menerapkan apa yang ditulis si Vira silahkan, tidak pun ya silahkan.. :D

    Thanks for coming brother..

    BalasHapus
  5. Tidak akan habis jika membicarakan percopasan,,,,,pada awalnya biasanya dilakukan oleh yg baru saja masuk dunia blog krn memang kbykan masih blm paham apasih itu arti ngeblog?...dengan berjalannya waktu pasti ia akan mengerti ttg apa yang dilakukannya.
    Kalau gak mau dicopas ,lalu apa sih tujuan ngeblog kita?.....untuk dagang atau share ilmu gratis?....kalau tujuannya dagang pasti memikirkan hak cipta,,kalu tujuannya share ilmu gratis kenapa musti risau?....toh kalau dibilang rugi itu ruginya darimana?...dg asumsi dicopas untuk share gratis juga.pertanyaannya apakah pengcopasan akan menggeser posisi SERP?....Kan katanya Mesin spider google bisa mensortir artikel copasan,kenapa risau?..?..

    Untuk template blog ini sangat mirip dengan thesis template hasil konvert wordpress yang dibagikan gratis di blogjuragan.blogspot.com dan diklaim oleh pemilik blog tersebut sbg hasil karyanya.
    Saya mau tanya apakah template ini memang karya anda atau ambil gratis di blogjuragan.blogspot.com ,kalau bukan sih gak masalah,,tapi kalau iya kenapa link creditnya berbeda.

    Atau anda sendiri si pemilik blog yang sama.

    Cukup dijawab dalam hati saja.


    Kalau anda memang mengambil template ini di blogjuragan dan anda adalah BUKAN pemilik yang sama dari blogjuragan.blogspot.com berarti anda tak layak untuk membicarakan hak cipta , karena tdk mencantumkan link credit aslinya.


    http://thesis-seo-bloggertemplate.blogspot.com/

    Karena ini template SEO blogspot fonumenal ,sekarang ini saya jadi bingung...siapa pencipta /konverter yang sesungguhnya.

    Menurut saya hak cipta memang perlu dihargai

    BalasHapus
  6. tergantung gan, copas yang kek gimana ... lebih enak klo kita copas artikel kata2nya kita rapikan biar bagus diliat n slh 1 nya kita kasi variasi bold/underline/italic biar gak dikira spam / bs kita gunain spinner tool buat acak kata .. google gak ngliat dari kata gan(semua kata itu sama), tapi struktur keywordnya .. buat copas pict lebih baik kita download trs kita upload lg dgn nama yg beda ..

    BalasHapus
  7. @Anonim
    Hmm..komentar yang tajam namun menarik juga dan sayang sekali anda tidak cukup jantan untuk mencantumkan nama atau link blog anda. Mungkin saya perlu meluruskan beberapa hal:

    1. Dalam artikel sudah jelas saya menyatakan bahwa bahwa yang di garis bawahi adalah masalah ETIKA dan bukan materinya. Artinya mmg tidak ada larangan toh bagi seseorang untuk mengcopy artikel orang lain? Dan justru karena saya berpikir bahwa artikel yang kita buat memang untuk dibagikan dan dibaca secara gratis, makanya saya pun tidak pernah menegur orang yang sudah pernah mengcopy artikel disini meskipun saya sudah mengetahuinya. Yang penting saya jadi tau bahwa si tukang copas adalah orang yang tidak ber-ETIKA !

    2. Masalah template Thesis yang saya pakai, template ini BUKAN buatan saya karena saya TIDAK BISA bikin template dan betul apa yang anda bilang bahwa saya juga mendapatkannya secara gratis. Pembuat template asli Thesis versi WP yaitu Chris Pearson masih jelas ada bukan? Kalau kemudian template ini di convert oleh blogjuragan menjadi versi blogspot dan mencantumkan juga namanya pada credit template ini menurut saya sah-sah saja. Bukan berarti blogjuragan mengklaim template ini buatan dia, karena dari sisi bahasa pun jelas disebutkan "Converted to Blogger by" yang artinya hanya menyebutkan diri sebagai pihak yang mengkonversi template Thesis.

    3. Saya bukanlah owner blogjuragan loh..
    4. Salut buat anda yang ternyata juga peduli dengan masalah hak cipta.

    Terimakasih untuk komentarnya, dan mohon maaf kalau saya salah. Tujuan saya mempublish artikel tentang Si Vita adalah hanya sekedar supaya ini bisa menjadi wacana pemikiran kita bersama dan bukan bermaksud untuk memprovokasi pihak2 tertentu yang pada akhirnya akan membuat kita membentuk kubu masing2 yang "berseberangan". Mudah2an hal buruk seperti ini tidak perlu dan jangan pernah terjadi karena dampaknya hanya akan merugikan kita semua saja. Salam Blogger !

    BalasHapus
  8. @ABon
    Solusi anda untuk menggunakan Spinner Tools boleh juga. Terimakasih untuk sumbang sarannya :p

    BalasHapus
  9. stuja gan...... mending dikit, tapi hasil karya sndiri

    salam

    http://gubukpantun.blogspot.com/

    BalasHapus
  10. wah saya sekarang malah lagi ngalamin tiap posting artikel beberapa saat kemudian artikel saya langsung di copas secara utuh.,

    hampir semua artikel yg saya buat dalam 3bln terakhir selalu digituin..saya sendiri ga tau kalo artikel saya selalu di copas..untung ada pembaca yg ngasi tau..tapi ga tau kudu digimanain tuh tukang copas.,

    saya sendiri sebenarnya juga copas dari web lain..tapi ga mentah2 saya copas secara utuh..biasanya saya pelajari dulu kemudian menulisnya menurut gaya saya..dan ga lupa tentunya nyantumin referensinya..

    BalasHapus
  11. saya pelaku copas, tapi tidak benar2 real copas, masih banyak tulisan asli saya. Copas pada dasarnya boleh jika memang terpaksa :-), karena memang bukan orang yang kompeten di bidangnya, tapi ada keharusan unutk menyampaikanya di blog, asal mencantumkan sumber copas :-)

    BalasHapus
  12. @liputanmadura
    Bagi saya pribadi tidak ada istilah "copas boleh jika terpaksa atau karena terpaksa" mas karena penjelasannya masih samar, saya lebih sepakat dengan yang disampaikan oleh @BerbagaiHal bahwa boleh copas kemudian pelajari dan tulis ulang dalam gaya bahasa sendiri..that is rigt !!
    Btw thanks buat komennya, apa pun pendapat yang mas bro sampaikan disini mau sependapat ataupun tidak, saya tetap menghargai komentar kalian. Peace All

    BalasHapus
  13. menurut saya copas itu tidak masalah jika hasil nya nanti di beri sumber dari artikel copasan itu...

    BalasHapus
  14. memang banyak bloger yang hanya copas untuk mengisi blog nya..
    tapi banyak juga dari mereka yang mencantumkan sumber nya dalam artikel tersebut...

    BalasHapus
  15. hal baik atau buruk pasti ada pro kontra nya..
    semoga mereka bener-bener bisa mengetahui mana yang bener dan mana yang salah..

    BalasHapus
  16. copas tidak masalah jika menyebutkan sumber nya...
    tapi akan lebih baik lagi jika postingan nya itu tulisan sendiri...

    BalasHapus
  17. Wah.. postingannya banyak yang bermanfaat, mohon idzin Copas boleh ya mas bro??!!!
    saya akan sertakan sumbernya. ok

    BalasHapus
  18. Awal2 sy ngeblog...saya sering banget copas artikel orang ( Karena mungkin bingung mau nulis apa dan belum tau apa2..hehe) , dan juga suka lupa nyebutin sumbernya.

    Lama2 karena sering baca artikel seperti ini : protes atas copas, lalu saya akhirnya berusaha bikin artikel sendiri. Dan jika terpaksa harus mengutif artikel org lain, saya tak lupa menebutkan sumbernya.

    Nahhh..yang bikin sewot, artikel bisnis aluminium saya dan juga image nya banyak di copas orang,tanpa menyebutkan sumbernya ( Mana mau nyebutin sumbernya.. la wong saingan bisnis )

    Saya sdh berusaha mengingatkan si pengopas agar menghapus artikel yg dicopas, atau menyebutkan sumbernya.
    Tapi anehnya si pengopas yang malah marah sama saya.. hahaha.. apes banget dah...

    BalasHapus
  19. Maaf mas rayhan..sedikit nambahin aja...
    Intinya saya setuju kok sama barisan orang-orang yang anti copy paste tanpa penyebutan sumber nya...
    Bravo mbak VIRA
    Bravo mas Rayhan/Irfan
    Bravo rayhanzhampiet.blogspot.com

    BalasHapus
  20. wah2 yg penting jngan smpe' adu ayam aja...:))
    ekh salah, adu mulut mksudnya... =))
    yg pnting kita kn harus saling mnghargai satu sama lain...
    inti dari kita punya blog dsmping bs punya penghasilan dari blog, kn kita juga ingin membagi sedikit ilmu kita ke ssama... :)]
    cz kita tu g da yg smpurna sob, ksempurnaan hnya milik tuhan...(bukan sok menggurui lo...) :D tapi hanya mengingatkan ;;)

    BalasHapus
  21. setuju sangad gan, copas bukan hanya nyuri karya orang, tapi nyuri rejeki orang, apalagi kalo yang copas malah lebih bagus SERP nya!

    BalasHapus
  22. Wajar saja kalau blog katils pro dengan copy paste sebab blog ini juga pernah mengcopas postingan saya dan Alhamdilillah postingan tersebut sudah tidak dipublish lagi di blognya.
    Tidak banyak blog copas yang setelah dinasehati dan diminta untuk menautkan live link dofollow mau untuk melakukannya. Semua justru mengacuhkan dan mau untuk melakukannya setelah di kasih pesan berulang kali. Gimana ya cara efektif untuk menghadapi mereka ?! Mohon sharing dari agan

    BalasHapus
  23. @Rina As
    Sampai saat ini saya juga masih pusing memikirkan cara efektif buat menghadapapi para tukang copas ini. Berbagai trik telah dicoba termasuk memberikan peringatan tetapi sepertinya tidak digubris. Saat ini saya tidak lagi mau terlalu memikirkan karena semakin dipikir malah kitanya yang stress dan akhirnya keinginan/inspirasi buat menulis malah jadi ilang kan gawat tuh !! :D Tapi yakinlah mbak Rina, meskipun konten kita dicopas secara utuh Google tetap lebih pintar dan cerdas dalam menilai konten siapa yang asli dan saya sudah membuktikan bahwa konten asli tetap mendapat posisi lebih tinggi di SERP Google. Rina As menurut saya termasuk seorang blogger yang memiliki integritas tinggi sehingga wajar buat saya menaruh hormat pada anda. Keep on blogging mbak...never give up !! :-*

    BalasHapus
  24. saya sering copas dari orang, tapi inti dari beritanya, bukan copas secara utuh dan murni, dan juga selalu memberikan sumber.

    dan saya juga sering di copas Secara utuh. dan membuat saya terlempar dari google.. kenepa ya kira2?? yang kopas saya malah yang menang di google

    BalasHapus
  25. Wah, mbak Vira lagi jadi topix yak...hahaha..
    Meski artikel 2011, tapi ane masih terkejut, karena salah satu metode promo mbak Vira, itu Add FB massal...

    Termasuk ane, kenal kagak, tau juga nggak, kunjungi blog-nya mbak Vira lom pernah, eh, tiba-tiba ada Friend Request "Vira Eza Safitri"....
    Jadi masuk ke, ke rumahkiat.com...
    Hahaha...mantab!

    BalasHapus